KOTA KEDIRI – Semangat nasionalisme, integritas, prestasi, dan kreativitas berpadu dalam pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di MTsN 1 Kota Kediri, Kamis (1/10/2026). Tidak sekadar berlangsung khidmat, kegiatan ini semakin istimewa dengan tiga agenda inspiratif, yakni Gerakan Penyematan PIN Zona Integritas (ZI) kepada 100 Guru dan Tenaga Kependidikan, penyerahan penghargaan atas segudang prestasi murid, serta Gelar Karya mata pelajaran IPS bertema “Belajar Produksi, Distribusi, dan Konsumsi melalui Kreasi Jam Dinding.”

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata komitmen MTsN 1 Kota Kediri dalam membangun madrasah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan nonakademik, tetapi juga menjunjung tinggi integritas, menguatkan karakter, serta menghadirkan pembelajaran yang kreatif dan bermakna.

Upacara Khidmat, Semangat Pancasila Terus Menguat
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh warga madrasah dalam menjaga ideologi Pancasila, merawat persatuan, dan mengamalkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan mengikuti upacara secara tertib dan khidmat, guru, tenaga kependidikan, serta murid diajak merefleksikan arti penting persatuan, tanggung jawab, kedisiplinan, dan semangat gotong royong. Nilai-nilai Pancasila tidak cukup hanya dihafalkan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata di lingkungan madrasah maupun masyarakat.
Semangat tersebut selaras dengan identitas MTsN 1 Kota Kediri, “Masansa: Mantap Beradab, Digital Berkarya, Panca Cinta Jiwanya.”

100 PIN ZI Disematkan, Integritas Jadi Komitmen Bersama!
Salah satu momen istimewa dalam rangkaian kegiatan ini adalah Gerakan Penyematan PIN Zona Integritas (ZI) kepada 100 Guru dan Tenaga Kependidikan MTsN 1 Kota Kediri. Penyematan diwakili empat orang guru yaitu Nunik Dyah Winarni, Niken Yulianti, Ahmad Munir, dan Hari Roso.
Penyematan PIN ZI bukan sekadar simbol yang dikenakan, melainkan pengingat akan pentingnya menjaga integritas, memberikan pelayanan yang profesional, membangun budaya kerja yang akuntabel, serta menumbuhkan sikap disiplin dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.

Gerakan ini sekaligus memperkuat semangat pembangunan Zona Integritas di lingkungan madrasah. Setiap guru dan tenaga kependidikan memiliki peran penting dalam menghadirkan layanan pendidikan yang ramah, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan murid serta masyarakat.
Melalui gerakan ini, semangat integritas diharapkan tidak berhenti pada penyematan PIN, tetapi terus hidup dalam perilaku, budaya kerja, dan pelayanan sehari-hari.
Seratus PIN, satu komitmen: bekerja dengan integritas, melayani dengan sepenuh hati!
Segudang Prestasi Murid, Bukti Semangat Masansa Terus Bersinar
Suasana upacara semakin membanggakan dengan penyerahan penghargaan kepada murid-murid MTsN 1 Kota Kediri yang telah mengukir prestasi. Momen ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras, ketekunan, keberanian berkompetisi, serta dukungan guru dan orang tua dalam mendampingi perjalanan belajar murid. Apresiasi diberikan kepada:
Juara OMI 2026 Tingkat Kota

Juara WRO 2026

KKA Jawa Pos Radar Kediri

Juara Baris Berbaris Peleton Putra dan Puti

Juara Piano Solo

Juara Pildacil

Juara Gelar Karya Mata Pelajaran IPS Kelas VII

Penyerahan penghargaan bukan hanya tentang piala, piagam, atau gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pengakuan atas proses panjang yang dilalui murid untuk mengembangkan potensi dan memberikan hasil terbaik.
Apresiasi tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan motivasi bagi seluruh murid untuk terus belajar, berani mencoba, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan.
Prestasi yang diraih menjadi bukti bahwa madrasah merupakan ruang tumbuh bagi beragam potensi. Baik dalam bidang akademik maupun nonakademik, setiap pencapaian menjadi bagian dari perjalanan MTsN 1 Kota Kediri untuk terus melahirkan generasi yang berilmu, berkarakter, dan berdaya saing.
Prestasi hari ini adalah inspirasi untuk meraih pencapaian yang lebih tinggi esok hari!

Dari Kreasi Jam Dinding, Murid Belajar Ekonomi dalam Kehidupan Nyata
Tak kalah menarik, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan Gelar Karya mata pelajaran IPS bertema “Belajar Produksi, Distribusi, dan Konsumsi melalui Kreasi Jam Dinding.”
Melalui kegiatan ini, murid diajak memahami konsep ekonomi bukan hanya melalui teori di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman berkarya. Kreasi jam dinding menjadi media pembelajaran kontekstual yang menghubungkan pengetahuan dengan aktivitas ekonomi dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam proses pembelajaran, murid mengenal tiga konsep utama:
- Produksi: proses merancang dan membuat jam dinding menjadi produk yang memiliki nilai guna.
- Distribusi: proses menyalurkan atau memasarkan hasil karya agar dapat menjangkau konsumen.
- Konsumsi: kegiatan menggunakan atau memanfaatkan produk untuk memenuhi kebutuhan.

Melalui gelar karya ini, murid berkesempatan mengembangkan kreativitas, belajar bekerja sama, melatih ketelitian, serta memahami nilai guna dan nilai ekonomi sebuah produk. Mereka juga belajar bahwa sebuah karya membutuhkan ide, proses, bahan, tenaga, dan strategi agar dapat menghasilkan produk yang bermanfaat.
Pembelajaran seperti ini menjadi wujud pengalaman belajar yang bermakna: murid tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mencoba menerapkannya melalui kegiatan nyata.
Kreasi jam dinding pun menjadi bukti bahwa pembelajaran IPS dapat dikemas secara menarik, inovatif, dan dekat dengan kehidupan murid.

Pancasila, Integritas, Prestasi, dan Kreativitas dalam Satu Gerakan
Tiga kegiatan tambahan dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini memperlihatkan bahwa pendidikan di MTsN 1 Kota Kediri terus diarahkan pada penguatan karakter dan pengembangan potensi secara menyeluruh.

Gerakan Penyematan PIN ZI meneguhkan integritas warga madrasah. Penyerahan penghargaan menumbuhkan budaya apresiasi dan motivasi berprestasi. Sementara itu, Gelar Karya IPS menghadirkan pembelajaran kreatif yang mendorong murid memahami ilmu melalui praktik nyata.

Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai Panca Cinta, yaitu cinta kepada Allah dan Rasul, cinta ilmu, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama, serta cinta tanah air. Nilai-nilai ini menjadi landasan untuk membangun murid yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak, peduli, kreatif, dan bertanggung jawab.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila akhirnya menjadi lebih dari sekadar upacara. Momentum ini menghadirkan pesan kuat bahwa membangun bangsa dapat dimulai dari madrasah: melalui integritas dalam bekerja, semangat dalam berprestasi, dan kreativitas dalam belajar.

MTsN 1 Kota Kediri — Mantap Beradab, Digital Berkarya, Panca Cinta Jiwanya.
Dari upacara kita teguhkan Pancasila, dari PIN ZI kita kuatkan integritas, dari prestasi kita kobarkan inspirasi, dan dari karya kita wujudkan generasi kreatif untuk Indonesia. (Tim Humas Masansa)